JAKARTA - KPERS, Perbincangan warga net di media sosial terkait danantara diunggah oleh akun media sosial @ilhamwsp yang dibagikan ke platform digital satu jam yang lalu.
Unggahan tersebut menyoroti polemik setoran dana pengelola investasi negara yang dikaitkan langsung dengan klaim pertumbuhan kekayaan fantastis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Cuitan itu memuat narasi Peringatan darurat
Pesan tersebut dilanjutkan dengan kalimat Danantara tolak setor 120 Triliun ke negara.
Pernyataan itu diperjelas lewat kutipan Prabowo “ danantara kelola 17.000 triliun dan dlm 1 tahun kekayaan naik 400 % “.
Berbagai tanggapan kritis langsung memadati kolom komentar dengan beragam analisis miring terkait kondisi keuangan instansi pengelola investasi tersebut.
Salah satu tanggapan datang dari akun @faisalsetio yang mempertanyakan efektivitas pengelolaan dana jumbo milik negara.
Komentar warganet itu berbunyi Pernah ada yang mikir ga tu duit triliunan hasil korupsi dikemanain?.
Pertanyaan tersebut diperkuat dengan kalimat Katanya kan masuk kas negara.
Perbincangan semakin meluas setelah akun @ar_dnr30 ikut memberikan respons bernada sindiran.
Ulasan kritis lainnya turut disampaikan oleh akun @harry.wkwkwk yang menyoroti dugaan strategi komunikasi pemerintah dalam meredam isu publik.
Sementara, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, lembaga tersebut tidak mengetahui soal rencana pengalihan sebagian keuntungan. Meski ada penolakan, dana ini akan tetap diambil tahun ini sebagai cadangan anggaran negara.
****
Komentar